Sebagian besar direktori sekolah menampilkan datanya seolah-olah lengkap dan pasti. Kenyataannya tidak pernah demikian, dan pembaca berhak tahu di mana letak lubangnya. Artikel ini membuka hitungan kelengkapan data 4.221 sekolah DKI Jakarta yang kami tampilkan — termasuk bagian yang tidak menyenangkan.
Yang tercatat lengkap untuk semua sekolah
Beberapa bidang tercatat untuk seluruh 4.221 sekolah tanpa kecuali: NPSN, nama resmi, jenjang, status negeri atau swasta, serta alamat sampai tingkat kelurahan dan kecamatan.
Kelengkapan ini penting karena kelimanya adalah fondasi dari hampir semua hal yang bisa Anda lakukan di situs ini: mencari sekolah di sekitar rumah, memverifikasi keberadaannya lewat NPSN, dan mengetahui apakah biayanya akan menjadi pertimbangan.
Yang tercatat sebagian
Di sinilah gambarannya menjadi tidak rata.
- Akreditasi: tercatat untuk sebagian besar sekolah, tetapi 61 sekolah belum memiliki catatan akreditasi.
- Nomor SK akreditasi: tercatat untuk 4.027 sekolah, langsung dari BAN-PDM.
- Nomor telepon: tersedia dan dapat dipakai untuk 3.923 sekolah — sekitar 93 persen.
- Situs web: hanya 2.441 sekolah yang memiliki alamat situs yang sah, atau sekitar 58 persen.
- Surel: tercatat untuk 4.121 sekolah.
Angka situs web adalah yang paling mencolok: lebih dari empat dari sepuluh sekolah di Jakarta tidak punya alamat situs yang tercatat. Ini bukan berarti sekolahnya tertutup — banyak yang aktif berkomunikasi lewat kanal lain — tetapi berarti jalur informasi tertulis yang bisa Anda periksa sendiri sebelum berkunjung memang terbatas.
Implikasi praktisnya: untuk sebagian besar sekolah, cara paling andal mendapatkan informasi tetap menelepon. Karena itu kami menampilkan nomor telepon di halaman profil ketika datanya ada.
Akreditasi: sekarang beserta nomor SK dan masa berlakunya
Sampai beberapa waktu lalu, yang kami tampilkan hanyalah hurufnya — A, B, atau C — tanpa keterangan kapan ditetapkan dan sampai kapan berlaku. Huruf tanpa tanggal menyisakan pertanyaan yang wajar: penilaian tahun berapa?
Kami menutup lubang itu dengan menarik catatan resmi dari BAN-PDM, lembaga yang menerbitkan akreditasi, satu per satu berdasarkan NPSN. Hasilnya kini tercantum di halaman profil beserta tautan ke halaman sumbernya, sehingga Anda bisa memeriksa sendiri tanpa perlu mempercayai kami.
- 4.160 sekolah memiliki catatan resmi yang bisa kami tarik.
- 4.027 sekolah di antaranya lengkap dengan nomor surat keputusannya.
- 3.656 sekolah masa berlakunya masih berjalan, dengan tahun berakhir yang tercantum.
- 2 sekolah masa berlakunya sudah lewat. Ini kami tandai terbuka di halaman profilnya.
Satu pola pada data sumber yang tidak kami baca apa adanya
Bagian ini perlu dijelaskan karena menyangkut ratusan sekolah, dan cara membacanya menentukan apakah kami menerbitkan tuduhan atau tidak.
Pada 337 sekolah, kolom tahun berakhir tercatat sama persis dengan tahun penetapannya — yang bila dibaca harfiah berarti akreditasinya berakhir di hari yang sama saat diterbitkan. Seluruhnya berasal dari satu nomor SK yang sama, sementara ribuan sekolah lain di SK berbeda tercatat wajar sekitar lima tahun.
Mustahil ratusan sekolah — termasuk sejumlah SMA negeri besar — serentak kehilangan akreditasi pada tahun penetapannya sendiri, sementara sekolah di SK lain tidak. Pola yang muncul persis pada satu SK dan tidak di SK mana pun lainnya adalah ciri kekeliruan pencatatan, bukan fakta.
Karena itu untuk sekolah-sekolah tersebut masa berlakunya tidak kami tampilkan sama sekali, dan statusnya kami perlakukan sebagai tidak diketahui — bukan kedaluwarsa. Menandai mereka kedaluwarsa akan lebih mudah dan lebih terlihat teliti, tetapi itu berarti menerbitkan ratusan tuduhan yang tidak bisa kami pertanggungjawabkan. Sisanya, 165 sekolah, memang tidak mencantumkan tahun berakhir di sumbernya; kolom kosong juga tidak kami baca sebagai kedaluwarsa.
Ketika sumber resmi berbeda dari data kami
Menarik data dari dua tempat berarti suatu saat keduanya akan berselisih. Saat pencocokan menyeluruh dilakukan, dua sekolah tercatat B pada pangkalan data rujukan kami tetapi A pada catatan BAN-PDM. Keduanya berasal dari surat keputusan yang sama dan relatif baru — akreditasi ulang yang belum terbawa ke pangkalan data rujukan.
Dalam kasus seperti ini kami mengikuti BAN-PDM, karena lembaga itulah yang menerbitkan akreditasinya. Keduanya sudah kami koreksi, dan pencocokan yang sama dijalankan otomatis setiap kali data dibangun ulang — sehingga selisih baru akan ketahuan, bukan mengendap diam-diam.
Isian yang terpaksa kami sembunyikan
Bagian ini yang jarang diakui direktori mana pun. Pada data mentah, sebagian kolom terisi dengan nilai pengganti yang secara teknis "ada" tetapi tidak bermakna. Bila ditampilkan apa adanya, nilai-nilai itu akan terbit sebagai fakta palsu.
Yang kami temukan pada data Jakarta:
- 20 nomor telepon tidak dapat dipakai — sebagian hanya berisi angka nol, sebagian lain terlalu pendek untuk menjadi nomor yang sah.
- 49 alamat situs tidak sah — berisi awalan tanpa nama domain, angka tunggal, atau alamat contoh yang jelas merupakan isian bawaan.
Semua nilai itu kami sembunyikan dan ganti dengan tanda strip. Konsekuensinya, angka kelengkapan kami terlihat lebih rendah daripada bila kami menghitung semua kolom yang "terisi". Kami menganggap itu harga yang pantas: menampilkan nomor telepon yang tidak bisa dihubungi lebih buruk daripada mengakui bahwa datanya tidak ada.
Satu bidang yang sama sekali tidak kami tampilkan
Data mentah memuat kolom tahun berdiri sekolah. Kami tidak menampilkannya, dan alasannya terlihat begitu angkanya dijumlah: 454 sekolah tercatat berdiri pada tahun yang sama persis.
Mustahil ratusan sekolah di satu provinsi berdiri pada tahun yang identik. Pola semacam ini adalah tanda khas isian bawaan yang terbawa saat pengisian data massal — bukan catatan sejarah. Menampilkannya di halaman profil berarti menerbitkan ratusan pernyataan yang keliru, dan sebagian pembaca akan mempercayainya.
Karena tidak ada cara bagi kami untuk membedakan mana yang benar-benar berdiri pada tahun itu dan mana yang sekadar isian bawaan, seluruh kolom tersebut kami tinggalkan. Ini contoh keputusan yang membuat situs terlihat lebih miskin data, tetapi lebih layak dipercaya.
Yang memang tidak kami miliki sama sekali
Beberapa hal yang paling ingin diketahui orang tua tidak ada dalam basis data mana pun yang terbuka, dan kami tidak akan menebaknya:
- Besaran SPP dan uang pangkal. Tidak ada basis data resmi terbuka yang memuatnya per sekolah. Penjelasan lengkapnya ada di halaman biaya.
- Daya tampung dan jumlah pendaftar. Diumumkan penyelenggara pada tiap musim pendaftaran.
- Jadwal pendaftaran. Ditetapkan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta; kami mengarahkan ke kanal resmi lewat halaman SPMB Jakarta.
- Penyerapan kerja lulusan SMK. Tidak tersedia per satuan pendidikan.
- Jumlah guru dan murid terkini per sekolah. Berubah tiap tahun ajaran dan tidak selalu diperbarui serentak.
Kelengkapan data berbeda antar jenjang
Satu pola yang konsisten kami temui: semakin tinggi jenjangnya, semakin lengkap catatannya. Sekolah menengah cenderung memiliki data situs web dan surel yang lebih rapi dibanding sekolah dasar, yang jumlahnya jauh lebih banyak dan sebagian besar dikelola dengan tenaga administrasi terbatas.
Konsekuensinya bagi Anda: bila sedang mencari SD, bersiaplah lebih banyak menelepon dan berkunjung langsung, karena jalur informasi tertulisnya memang lebih tipis. Untuk SMA dan SMK, kemungkinan menemukan informasi resmi secara daring lebih besar.
Kenapa kami memilih membuka ini
Ada alasan praktis dan alasan prinsip.
Alasan praktisnya: bila Anda tahu bahwa kolom telepon kosong berarti "data tidak tercatat" — bukan "sekolah tidak bisa dihubungi" — Anda tidak akan mencoret sekolah yang sebenarnya layak dipertimbangkan. Memahami sifat lubang datanya membuat Anda memakai situs ini dengan lebih tepat.
Alasan prinsipnya: direktori yang tidak pernah menyebut batasnya sedang meminta kepercayaan tanpa memberi cara memeriksanya. Kami lebih suka Anda tahu persis apa yang kami ketahui dan apa yang tidak, lalu memutuskan sendiri seberapa jauh mengandalkan situs ini.
Bila Anda menemukan data yang keliru
Kemungkinan itu nyata, dan laporan Anda berguna. Kirim surel dengan menyertakan NPSN sekolah, tautan halaman yang keliru, serta data yang benar beserta rujukan resminya. Alamatnya tercantum di halaman Tentang Kami dan halaman kontak.
Satu hal yang perlu diketahui: perbaikan yang menyangkut isi pangkalan data nasional perlu ditempuh lewat operator sekolah masing-masing, karena situs ini mengikuti sumber tersebut. Sementara kesalahan penyajian di pihak kami akan diperbaiki pada pembaruan berikutnya.
Seluruh angka dalam artikel ini dihitung ulang otomatis setiap kali situs dibangun, sehingga tidak akan tertinggal dari data yang sedang ditampilkan di halaman lain. Terakhir diperbarui 2026-08-20.